Minggu, 20 Oktober 2013

Kalau Menyentuh Biang Es Kenapa Bisa Luka Bakar?



Jawaban : Bukan luka bakar tapi luka beku.

   Kalau pergi ke kedai es krim kadang kita melihat tulisan “Hati-hati biang es bisa luka bakar”. Ini merupakan ungkapan yang salah. Biang es atau es kering adalah CO2 padat akibat proses kondensasi dari bentuk gas. Kelebihan biang es yang dinginnya hingga -80°C ini tidak seperti es batu yang mencair, melainkan lenyap menjadi gas sehingga penggunaanya lebih mudah.
Karena kelebihannya ini maka biang es sering diletakkan pada makanan agar makanan tersebut agar tetap segar.
   Lalu kenapa  kita harus hati-hati dengan biang es? Karena terlalu dingin bila biang es menyentuh kulit, seperti halnya terbakar api, kulit bisa terluka. Karena suhu yang terlalu rendah, panas kulit hanya bisa dilepaskan sesaat saja. Saat biang es menempel di kulit, yang dirasakan bukanlah rasa panas terbakar melainkan perih seperti digigit serangga. Dan kalau biang es menempel lama, kulit bisa berubah merah dan seperti halnya terbakar, akan tersisa luka yang sakit.
   Oleh karena itu saat kita akan memegang biang es, kita harus menggunakan sarung tangan. Dengan begitu tangan tidak akan terkena luka beku.
Asap yang mengepul dari biang es itu apa ya?
Biang es menyerap panas dari sekitarnya sehingga berevaporasi menjadi gas karbondioksida. Oleh karena itu kalau biang es diletakkan di udara terbuka, asapnya akan mengepul dan akhirnya habis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar